Rabu, 13 Juli 2016
23 PNS Balai Kota Ditangkap Polisi Karena Bolos Kerja
MANIS77 - Layanan publik di kota Boscotrecase, Italia, lumpuh sejak akhir pekan lalu. Pasalnya, separuh pegawai negeri sipil pemerintah kota ditangkap kepolisian setempat. Mereka dicokok karena tercatat sering membolos kerja, titip absen, atau melakukan pelanggaran indisipliner lainnya. Wali Kota Pietro Carotenuto mengaku birokrasi sulit berjalan jika ratusan PNS tidak bekerja seperti sekarang. "Sebaiknya saya meliburkan sementara seluruh pegawai kantor balai kota," ujarnya.
Kota Boscotrecase berada di lereng Gunung Vesuvius, dekat Napoli. PNS yang dicokok polisi paling banyak berasal dari empat dinas, terutama dinas pendapatan daerah. Kepala Dishub termasuk menjadi pejabat yang diskors selama enam bulan tak menerima gaji, gara-gara ketahuan sering main game komputer saat jam kerja. Jumlah PNS Kota Boscotrecase yang masih ditahan mencapai 23 orang. Kepolisian kota menyelidiki daftar absensi yang janggal mencakup 200 pegawai pemkot.
Salah satu modus utama para PNS di Negeri Pizza membolos kerja misalnya menggesekkan kartu pegawai teman yang titip absen. Kamera pengintai (CCTV) Balai kota juga menemukan data ada PNS sengaja memakai penutup kepala agar tidak ketahuan mengabsenkan teman yang minggat dari kantor. Skandal para pegawai negeri sipil itu mengejutkan warga kota. Boscotrecase sejatinya cuma kota kecil dengan 11 ribu penduduk.(Lo Strillone, 13/7).
Djarot Merasa Jumlah PNS di DKI Terlalu Banyak
Mahasiswi Tinggalkan Bayinya di Rumah Sakit
Calvin Harris dan Nicole Scherzinger Tertangkap Kamera
Senin, 11 Juli 2016
Italia Heboh! Panasnya Ngak Nahan Tiga Turis Mandi di Pancuran Bersejarah
MANIS77 - Cuaca panas menyengat 33 derajat Celcius yang melanda Ibu Kota Roma, Italia, akhir pekan lalu membuat tiga turis menikmati mandi di pancuran air hanya memakai bikini. Kelakuan mereka sontak menuai kecaman dari warga lokal di media sosial lantaran kolam pancuran tempat mereka mandi itu adalah monumen bersejarah berusia 400 tahun.
Ketiga turis itu dengan riangnya bermain air di Fontana dell'Acqua Paola, monumen bersejarah dari abad ke-17. Dalam sebuah foto yang beredar di media sosial seorang saksi menjepretkan kameranya ke arah tiga turis berambut cokelat yang sedang bermain air di pancuran itu. Mereka kelihatannya berusia sekitar 20-an tahun. Belum diketahui berapa lama mereka bermain air sambil tertawa-tawa di pancuran itu dan apakah mereka juga kena hukuman atau tidak.
"Cuaca memang sangat panas, tapi pancuran itu bukan berarti kolam renang dan harusnya turis menghormati tempat itu," seru seorang pengguna media sosial. Foto yang diambil saksi itu disebar sebanyak 300 kali dan mendapat banyak komentar dari netizen. "Gadis-gadis itu sangat tidak tahu sopan santun," ujar perempuan lain bernama Serena.(Daily Mail, 12/7)
Ahok Bakal Pecat PNS Yang Bolos
Pelanggaran Undang-Undang, Wartawan Ditahan
Foto Panas Politisi PKPI Beredar di Medsos
Minggu, 10 Juli 2016
Digendong Warga Saat Meliputi Banjir, Wartawati Ini Dipecat
MANIS77 - Menjadi seorang jurnalis atau wartawan memang tidak mudah, apalagi pekerjaan yang satu ini membutuhkan komitmen tinggi. Di mana pun mereka ditempatkan, harus berani untuk mengambil risikonya. Bahkan seorang wartawan harus siap berada di medan perang, untuk memberikan informasi terbaru. Tidak peduli apakah Anda seorang wanita atau pria, menjadi seorang wartawan harus siap.
Tidak seperti wartawati muda ini, yang sedang meliput banjir parah di Meksiko. Ia bahkan terpaksa dipangku oleh dua orang penduduk lokal di sana, untuk menghindari banjir tersebut. Namun justru ia langsung dipecat. Wanita bernama Lydia Cumming dipecat oleh TV Azteca, yang menuduhnya kurang profesionalisme. Pada saat itu, wartawati muda ini dikirim ke kota Puebla di Meksiko tengah, yang sedang diterjang banjir.
Dia mengatakan, dua warga setempat berkata jika tetangganya yang sudah tua dan duduk di kursi roda sangat terpengaruh oleh banjir, dan mereka menawarkan untuk membawanya ke rumah wanita. Namun untuk menghindari banjir dan sepatunya yang mahal kotor, mereka pun memangku wartawati tersebut. Namun kejadian tersebut malah berbuntut pemecatan, setelah salah seorang warga lokal mengambil foto dan memostingnya di Twitter.
Tweet dengan judul: "Memalukan. Lydia Cumming, reporter TV Azteca Puebla, Diberikan tumpangan untuk menghindari basah." Dalam beberapa menit, hastag #LadyReportera di Twitter langsung menjadi trending topic, dan TV Azteca rupanya tidak senang. Dan dalam hitungan jam, Juan Carlos Valerio, bos TV Azteca Puebla, mengumumkan dalam tweetnya bahwa dia telah dipecat.(Mail online)
Transjakarta Siapkan Armada Untuk Arus Balik
Intip Istrinya Mandi, Bapak Tiri Diracuni
Jim Carrey Kecewa Dengan Pemberitaan Media
Kamis, 07 Juli 2016
Pakai Burka di Swiss, Perempuan Muslim Didenda Rp1,3 Miliar
MANIS77 - Bagi perempuan muslim yang memakai burka dan ingin bepergian ke luar negeri, mungkin ada baiknya memperhatikan peraturan di negara tersebut. Sebab, beberapa negara di Eropa melarang pemakaian burka atau baju kurung wanita. Contohnya Swiss. Negara penghasil coklat ini melarang penggunaan burka. Jika melanggar, dendanya amat sangat besar yaitu sekitar 8000 poundsterling setara Rp 1,3 miliar.
Namun jangan sedih, pelarangan penggunaan burka ini hanya terjadi di wilayah Tessin. Sejak adanya referendum pada 2013, sekitar 65 persen warga Tessin melarang penggunaan burka di wilayah tersebut. Alasan pelarangan ini karena bertentangan dengan tradisi di negara tersebut. Undang-undang antiburka, di antaranya seperti penutup wajah, baju kurung dan juga niqab, sudah dikeluarkan 1 Juli lalu.
Polisi wilayah tersebut juga sudah diperingatkan untuk menangkap mereka yang masih nekat memakai burka tersebut. "Bukannya tidak menghormati, namun pelarangan ini guna melestarikan hal-hal tradisional di Swiss. Meski demikian, kami tetap respek pada kaum muslimah yang ada di wilayah kami," ujar petugas Ticino Turismo, sebuah pusat informasi untuk para pelancong.(express.co.uk, Rabu 6/7)
Lebaran, Ancol Siagakan Ribuan Personel Keamanan
Kurir Shabu Ini Dijanjikan Upah Rp25 Juta
Kristen Bell Ternyata Suka Membantu Orang
Rabu, 06 Juli 2016
Rumah Imut Ini Harganya Amit Rp6,58 Miliar
MANIS77 - Sebelum rumah mini (tiny homes) menjadi populer akhir-akhir ini, ada sebuah rumah ramping yang berada di Seattle, Amerika Serikat. Tak tangung-tanggung, harganya mencapai miliaran rupiah. Jika dilihat dari depan, rumah ini terlihat seperti rumah normal.
Panjangnya hanya 56 kaki atau 17,06 meter. Ketika dilihat dari samping, rumah ini berbeda dari rumah-rumah pada umumnya. Mengapa? Lebar rumah ini hanya 4,5 kaki atau 1,37 meter. Cukup sempit. Rumah yang dibangun pada 1925 ini menggelitik hatiseorang arsitek yang bernama Clay Wallace.
Dikatakan bahwa dia tergoda dengan rumah ramping yang dijual dengan harga US$499 ribu atau Rp6,58 miliar. Akhirnya, Wallace pun membeli rumah ini dengan harga US$375 ribu atau Rp4,91 miliar. "Rumah itu (seakan-akan) berbicara kepada saya," kata dia. Sekadar informasi, rumah ini memiliki bagian-bagian rumah seperti rumah normal, yaitu dapur, kamar tidur, dan kamar mandi.(Business Insider)
Malam Takbiran Bus Transjakarta Beroperasi
Ini Identitas Bomber Mapolresta Solo
Drake Masih Memendam Cintanya Pada Rihanna
Senin, 04 Juli 2016
Polandia Memiliki Kereta Api Menuju ke Surga
MANIS77 - The Train to Heaven (Kereta ke Surga) adalah monumen yang menggambarkan sebuah lokomotif tua, lokomotif uap nyata, berdiri tegak dan menunjuk ke arah langit, yang terletak di Strzegomski Square Wroclaw, Polandia. Lokomotif berusia 65-tahun itu dibeli dari sebuah museum dan didirikan di sini pada tahun 2010 oleh seniman Andrzej Jarodzki.
Monumen yang dibangun berkat kerjasama kota Wroclaw dan perusahaan pengembang Archicom ini, untuk memperingati 20 tahun aktivitas komersial di kota. Lokomotif uap tersebut sepanjang 30 meter dan berat 80 ton. Monumen dikatakan merupakan patung urban terbesar di Polandia. Andrzej Jarodzki, seorang seniman dari Wroclaw, memiliki ide ini saat bermain dengan mainan anaknya.
Pada satu saat ia mengatur mainan secara tegak dan di sanalah ide itu berasal. Namun, Jarodzki tidak dapat merealisasikan ide itu sampai ia didekati oleh Archicom. Hanya lima tahun, monumen Kereta ke Surga sudah menjadi daya tarik Wroclaw yang paling terkenal.(amusingplanet)
Jakarta Tampak Lengang Pada H-2
Kendall Jenner Beli Rumah di Hollywood Hills
Istri Dijual Rp 5 Juta ke Pria Hidung Belang
Minggu, 03 Juli 2016
Rodrigo Duterte : Bunuh Semua Yang Berurusan Dengan Narkotika, Termasuk Penggunanya
MANIS77 - Presiden Filipina Rodrigo Duterte semakin keras dalam memberantas kejahatan termasuk narkoba. Setelah dilantik menjadi presiden Filipina kemarin, Duterte kembali mengeluarkan pernyataan untuk membunuh semua yang berurusan dengan narkotika, termasuk para pecandu. Duterte dalam pidatonya mengatakan akan segera memberantas kejahatan narkoba di negaranya.
Dia kemudian mengajak warganya untuk membunuh juga para pecandu, alasannya untuk memberikan efek jera. Dari pidato yang disampaikan kepada 500 orang pendengar, terlihat tekad kuat sang presiden baru untuk memberantas kejahatan,terutama narkoba. "Mereka (pengedar dan pecandu) yang mengganggu anak-anak kita.
Saya peringatkan kalian semua untuk tidak mengikuti mereka, walaupun kami seorang polisi, karena saya benar-benar akan membunuh kalian," ujar Duterte. "Jika kalian tahu di mana keberadaan para pecandu, silakan bunuh mereka dengan tangan kalian sendiri, seperti halnya orang tuanya yang mengajarkan demikian," lanjut dia.
Pria 71 tahun ini sebelumnya menangkap beberapa petugas kepolisian yang ketahuan menjadi pengedar narkoba. Bekerja sama dengan pengedar aslinya, para polisi ini membuka jalan agar narkoba bisa sampai ke tangan anak-anak muda Filipina. Hal ini yang membuat dia sangat kesal.
Bagi Duterte, tugas polisi adalah menjaga masyarakat dari berbagai bahaya, termasuk narkoba. Mantan Wali Kota Davao ini memang terkenal ganas dalam memberantas kejahatan. Tak heran, setelah terpilih menjadi Presiden Filipina Mei lalu, sudah lebih dari seribu penjahat terbunuh di Filipina.(The Guardian)
Samsat Lebaran Libur 1 Minggu
Tertipu Lelaki Bule via Sosmed
Nicolas Cage Ceraikan Alice Kim
Langganan:
Postingan (Atom)







