Minggu, 07 Agustus 2016
Wow Keren..Dikota ini Hampir Setiap Rumah Memiliki Garasi Pesawat
MANIS77 - Spruce Creek, di Northeast Florida, beberapa mil di selatan dari Daytona Beach, adalah salah satu komunitas perumahan paling unik di dunia. Dikenal sebagai Perumahan Taman Udara (airpark) atau Komunitas Penerbangan, Spruce Creek terdiri dari 5.000 warga, 1.300 rumah dan 700 hangar, yang memiliki akses langsung ke sebuah landasan pacu yang unik yang berada ditengah area perumahan tersebut.
Spruce Creek juga ada lapangan golf 18 holes, beberapa klub terbang, pesawat sewa dan pelatihan penerbangan, dan 24-jam patroli keamanan. Bagi mereka yang roda kehidupanya berputar di sekitar pesawat, Spruce Creek adalah surga. Penduduk paling terkenal Spruce Creek adalah aktor Amerika sekaligus pilot, John Travolta yang tinggal di Airpark tersebut selama bertahun-tahun.
Travolta pernah diusir dari sana, sampai batas tertentu, berdasarkan keluhan dari warga yang membenci kebisingan yang luar biasa yang dihasilkan oleh Boeing 707 miliknya, bekas Quatas Airline yang sebelumnya dimiliki oleh Frank Sinatra, dan sebagian karena bobot 250.000 pound pesawat tersebut terlalu besar untuk landasan pacu Spruce Creek.
Hunian John Travolta
Sebelumnya Travolta juga digugat oleh warga untuk menghentikannya mengendarai pesawat jet Gulfstream II di landasan pacu. Selain terlihat sebuah Boeing, pesawat Spruce Creek terdiri dari koleksi menakjubkan dari Cessna dan Pipers, P-51 Mustang, beberapa L-39 Albatros, Eclipse 500, Fouga Magister Perancis dan bahkan sebuah jet tempur MiG-15 Rusia.
Selain semua pesawat dan mobil golf, Anda akan melihat Lamborghini, Corvette, sepeda motor dari setiap deskripsi dan bahkan Porsche GT2. Sebagian besar profesi penduduk yang menghuni Spruce Creek adalah pilot profesional, bahkan dalam kehidupan sehari-hari tak jarang mereka berbicara dengan istilah-istilah penerbangan.
Selain pilot, sebagian penduduk lainnya berprofesi sebagai dokter, pengacara dan lain sebagainya. Tapi jangan salah, meskipun sebagian dari mereka bukan pilot, namun mereka semua yang tinggal disana adalah penggila penerbangan. Pemandangan pagi hari di akhir pekan disana terlihat unik, karena menerbangkan pesawat untuk beli sarapan sudah jadi hal biasa.
Setiap Sabtu pagi, beberapa dari mereka akan berkumpul di samping landasan pacu, take off dalam tiga kelompo dan terbang ke salah satu bandara lokal untuk sarapan – tradisi yang mereka sebut “Saturday Morning Gaggle”.
Tapi Spruce Creek bukan satu-satunya perumahan Taman Udara di Amerika. Konsep perumahan penerbang pribadi dikembangkan setelah Perang Dunia II karena Amerika memiliki terlalu banyak pilot dari 34 ribu orang pada tahun 1939 menjadi 400 ribu pada tahun 1946.
Akhirnya pemerintah membuka lahan pemukiman di seluruh negeri yang mengakomodasi kemampuan penerbangan mereka. Hingga kini Amerika Serikat memiliki 600 komunitas warga penerbang dengan yang paling banyak di Arizona, Colorado, Florida, Texas serta Washington. Spruce Creek merupakan yang terbesar. Komunitas unik seperti ini semakin berkembang di luar negeri seperti Kanada, Afrika Selatan dan Kosta Rika.
Konsep pertama yang dikembangkan setelah Perang Dunia II, jangka waktu ketika Amerika Serikat memiliki surplus yang luar biasa dari kedua lapangan udara dan pilot, yang diciptakan oleh perang, yang populasinya membengkak dari kurang dari 34.000 pada tahun 1939 menjadi lebih dari 400.000.
Dalam rangka untuk merumahkan pilot-pilot militer non aktif yang tak terhitung jumlahnya di seluruh Amerika maka, Sipil Aeronautics Administration mengusulkan pembangunan 6.000 perumahan taman udara di seluruh negeri.
Meskipun angka 6000 tersebut tidak pernah terpenuhi, proposal awal telah menghasilkan momentum yang cukup untuk membuka jalan bagi minat dan investasi dalam membangun jaringan yang besar dari komunitas penerbangan.
Saat ini, ada lebih dari 600 komunitas penerbangan di Amerika Serikat, dengan konsentrasi terbesar di Arizona, Colorado, Florida, Texas dan Washington. Spruce Creek adalah komunitas penerbangan terbesar. Gaya hidup penerbangan bahkan telah menyebar secara internasional ke Kanada, Afrika Selatan dan Kosta Rika. Kira-kira Indonesia kapan ya?(versesofuniverse)
MD4D Narkoba Yang Biasa Dikonsumsi Kalangan Eksekutif
Menolaknya Ibunya Berobat, Roro Fitria Bawa 20 Pengacara
Fotografer Kehilangan Kamera Seharga Rp524 Juta di Rio
Jumat, 05 Agustus 2016
Pasangan Inggris ini Akan Sajikan Makanan Daur Ulang di Pesta Pernikahan Mereka
MANIS77 - Pasangan kekasih Christopher McKenna dan Nicola Hedges berencana untuk menyuguhkan hidangan yang berasal dari ‘makanan sampah’ kepada 80 tamu undangan di resepsi pernikahan mereka. Keduanya berencana menikah pada Sabtu 6 Agustus 2016 di Northampton, Inggris. Keduanya memang dikenal sebagai aktivis lingkungan hidup.
Mereka berdua akan menyajikan ‘makanan sampah’ yang dibuang oleh toko-toko makanan setempat. Pihak katering, Elsie’s Caf, siap untuk menyajikan makanan tersebut pada resepsi. “Ini adalah makanan sampah pertama yang kami sajikan dalam sebuah pernikahan,” tutur pemilik Elsie’s Caf, Shena Cooper.
Mereka akan menyajikan makanan daur ulang yang berasal dari makanan sisa yang telah lewat tenggat penjualannya di supermarket dan toko lainnya. Data dari Badan Pangan Amerika Serikat (FAO) menunjukkan, satu per tiga dari 1,3 miliar ton sampah berasal dari bahan makanan yang tidak dikonsumsi oleh manusia.
Makanan-makanan tersebut biasanya telah lewat tenggat waktu penjualan, tetapi belum kedaluwarsa, sehingga dibuang oleh pihak supermarket. Nicola Hedges memastikan, semua benda di pesta pernikahannya dapat digunakan kembali dan didaur ulang. Bahkan, gaun pernikahannya dibeli di situs lelang E-Bay dan bunga pernikahannya adalah hasil sumbangan kerabat serta keluarganya yang berasal dari alam bebas.(Reuters)
Masjid Milik SMAN-39 Senilai Rp3,6 Miliar Diresmikan
Seorang Gadis dan Komplotannya Diciduk Petugas
Angel Karamoy Dan Steven Rumangkang Resmi Cerai
\
Rabu, 03 Agustus 2016
Hebat! Bocah 2 Tahun Hafal Nama Semua Negara di Dunia
MANIS77 - Seorang bocah India yang baru berusia dua tahun mampu menghafalkan seluruh nama negara di dunia dalam waktu kurang dari lima menit, mulai dari negara yang terkenal hingga yang jarang didengar. Kemampuan menghafalkannya itu ia kuasai dalam waktu sekira tiga bulan di bawah bimbingan orangtuanya.
Nama si bocah adalah Rakshita Kumar. Prestasi luar biasa itu ia dapat sejak perjalanan dari India menuju London pada Maret lalu. Dalam perjalanan pesawat selama 11 jam tersebut, orangtua Kumar menjaganya agar tetap tenang dengan mengajari Kumar nama-nama ibukota negara India, London, dan beberapa negara besar lain melalui ponsel ibunya.
“Bahkan saat saya bernyanyi ninabobo, saya pikir dia sudah tertidur. Tetapi esoknya dia bangun dan menyanyikan lagu itu kepadaku,” Ramesh Kumar (33) saat diwawancarai media setempat. Saat itu, ayah dan ibu Kumar takjub akan putrinya yang mampu mengingat setiap ibu kota dari negara yang mereka sebutkan.
Mereka pun tertarik untuk menggali bakat luar biasa yang dimiliki buah hatinya itu dengan membelikan Kumar buku anak-anak yang mencantumkan 30 ibu kota dari negara-negara besar di dunia. Dalam satu pekan, bocah lucu itu mampu menghafalkan semuanya tanpa tekanan. Kini, saat ayah atau ibunya menyebutkan nama sebuah negara,
Kumar langsung menyahut dengan menyebut nama ibu kota negara tersebut. Kedua orangtua Kumar tertarik untuk merekam aksi lucu nan cerdas malaikat kecil mereka dan mengunggahnya ke situs berbagi video. Dalam video itu, Kumar menyebut seluruh negara dengan lancar seperti menyebut alfabet. Ayahnya, Ramesh Kumar (33) berharap kemampuan luar biasa anaknya itu akan berlanjut sampai ia dewasa.(Mirror)
Pelajar Tewas Bugil di Hotel, Teman Prianya Menghilang
AS Diam-diam Bayar Uang Tebusan Pada Iran Untuk 4 Warganya
DJ Soda : Terlanjur Cinta Jakarta, Malas Pulang ke Korea
Selasa, 02 Agustus 2016
Anak Seorang Miliarder Asal AS Naik Taksi Tidak Mau Bayar
MANIS77 - Anak seorang miliarder asal AS ditangkap polisi setelah menolak membayar ongkos taksi sebesar 28 dolar AS atau sekitar Rp 366.000 sebelum mencoba kabur. Harry Brant, putra miliarder Pater Brant dan mantan supermodel Stephanie Seymour ditangkap di Greenwich, Connecticut setelah mengaku tak punya uang kepada sopir taksi yang digunakannya.
Kepolisian setempat mengatakan, Harry berkeringat deras dan wajahnya pucat pasi saat polisi berhasil menangkapnya. Pemuda 20 tahun itu awalnya mengaku tidak menggunakan taksi itu tetapi dia kemudian mengubah ceritanya dan mengaku naik taksi dari Stanford menuju Greenwich, tapi tak punya uang untuk membayar.
Saat polisi akan menahannya dan memerintahkan Harry meletakkan tangannya di belakang kepala, dia berteriak dan mencoba lari. "Petugas berhasil menangkap Harry Brant dan merubuhkannya. Dia masih terus melawan petugas yang mencoba menahannya dengan mengencangkan ototnya dan menendang. Petugas akhirnya berhasil memborgol dia," demikian isi laporan kepolisian.
Setelah digeledah, petugas menemukan sejumlah kecil obat-obatan terlarang di kantungnya. Saat itu Harry tak membawa KTP dan tak mau menyebutkan namanya tetapi salah seorang polisi mengenali wajahnya. Sosialita itu kemudian dijerat dakwaan pencurian, menolak penahanan dan kepemilikan obat terlarang.
Polisi membebaskan Harry dengan jaminan sambil menunggu sidangnya yang akan digelar pada 4 Agustus mendatang. Harry dan kakaknya, Peter dikenal sebagai bintang dan pencipta tren di media sosial. Peter Brant ditahan pada Maret lalu karena menyerang seorang polisi di bandara JFK, New York setelah dia tak diizinkan naik ke sebuah penerbangan menuju Florida.(The Greenwich Times)
Gaji di DKI Buat Bayar Kontrakan & Transportasi
15 Ton Telur Ayam Tak Dilengkapi Dokumen Ditahan
J.K. Rowling : Cerita Harry Potter Sudah Selesai
Minggu, 31 Juli 2016
Narapidana ini Ogah Keluar Penjara, Ini Alasannya...
MANIS77 - Seorang narapidana bernama Maksat Yklasov di Kazakhstan menolak dibebaskan lebih cepat dari penjara lantaran dia adalah kapten tim sepak bola di penjara dan akan menghadapi pertandingan final.
Yklasov yang dipenjara di Kota Taraz, wilayah Jambyl, mendapat pembebasan bersyarat tujuh bulan lebih cepat dari masa hukuman. Dia menolak dibebaskan karena ingin tampil dalam pertandingan final dalam ajang kompetisi di penjara.
Dalam pertandingan final tim Yklasov akhirnya menang dengan skor 6-5. "Bagaimana mungkin saya tega meninggalkan mereka? Saya tidak menyesal mendekam di penjara sedikit lebih lama demi sepak bola," ujar Yklasov setelah memenangkan pertandingan. Kini dia berharap bisa menemui orangtuanya setelah keluar dari penjara.(Daily Mail)
Camat Pimpin Cabut Pentil Mobil Yang Parkir Sembarangan
Dengan Batu, Wanita ini Gagal Pencurian di Tetangganya
Cerita Cinta Anggita Sari dengan Freddy Budiman di LP
Sabtu, 30 Juli 2016
US Navy Beri Gelar 'Pokemon Master' Bagi Prajurit Yang Baru Bergabung
MANIS77 - Fenomena ‘Pokemon Go’, rupanya menarik perhatian angkatan laut (AL) Amerika Serikat. Militer yang biasa disebut US Navy ini, memanfaatkan kepopuleran permainan tersebut untuk merekrut anggota baru. Dalam poster pengumuman perekrutannya, US Navy mengiming-imingi gelar ‘Pokemon Master’ dengan bergabung menjadi prajurit AL.
“Maukah Anda bermain ‘Pokemon Go’ keliling dunia? Angkatan Laut AS memiliki kemampuan untuk membawa Anda berkeliling dunia, membuat Anda dapat bermain ‘Pokemon Go’ dan membantu mencapai tujuan untuk menjadi seorang Pokemon master!” demikian isi poster tersebut. Pengumuman yang juga ditempel dalam akun resmi US Navy ini, langsung mendapat kecaman beberapa pihak.
Mereka menganggap, isi pengumuman tak sesuai dengan misi Angkatan Laut AS yaitu “Memenangkan perang, menangkal agresi, dan menjaga kebebasan di lautan”. Tak berapa lama, pengumuman tersebut dicopot dari halaman perekrutan dan media sosial. Angkatan Laut AS pun menuliskan permintaan maafnya.
“Komando Perekrutan Angkatan Laut sangat mendukung invasi dan pemberdayaan dengan para perekrut kami. (Akan tetapi) beberapa perekrut membuat keputusan yang buruk dengan mencoba menggunakan fenomena Pokemon yang terjadi saat ini untuk merekrut pelaut ke dalam angkatan laut.”(Russia Today)
Bangun LRT di Jakarta, Ahok Minta Bantuan Korsel
Sederetan Model Yang Pernah Dikencani Freddy Budiman
DJ Soda Bakal Bikin Kejutan di Pantai Karnaval Ancol
Kamis, 28 Juli 2016
Petugas Imigrasi Vietnam Menulis 'Fu*k You' Dipaspor Seorang Turis China
MANIS77 - Seorang turis dari China yang berkunjung ke Vietnam melaporkan paspornya ditulis kata ‘keparat kau’ oleh petugas imigrasi. Insiden ini menyebabkan Konsulat Jendral (Konjen) China di Kota Ho Chi Minh mengajukan protes. Insiden itu terjadi ketika Zhong menyerahkan paspornya kepada petugas imigrasi di Bandara Internasional Tan Son Nhat di Kota Ho Chi Minh. Namun, ia terkejut ketika menerima kembali paspor tersebut, terdapat coretan kata-kata tidak senonoh.
Tulisan kata ‘keparat kau’ (fu*k you) muncul di dalam dua halaman paspor Zhang. Dilaporkan, kata cemoohan tersebut ditulis di atas halaman yang terdapat gambar peta China lengkap dengan gambar sembilan garis putus-putus. Sembilan garis putus-putus atau nine dash line dijadikan justifikasi China terhadap wilayah di Laut China Selatan (LCS). Penggunaan klaim sembilan garis putus-putus ini ditentang oleh banyak pihak yang bersengketa di LCS, termasuk Vietnam.
Dilaporkan, Konjen China di Ho Chi Minh pada Rabu 27 Juli 2016 sudah mengajukan protes kepada Pemerintah Vietnam dan menuntut dijatuhkannya hukuman kepada petugas imigrasi yang bertanggung jawab atas insiden itu. Konjen Negeri Tirai Bambu mengatakan, tindakan yang bersifat mencemooh tersebut telah merusak kehormatan warga China. NHK mewartakan saat ini pejabat di pemerintahan China tengah menyelidiki kasus ini.(Shanghaiist, 28/7)
Dua Pabrik Beton di Jakarta Terancam Kena Sanksi
Losmen Dirazia, Mahasiswi, PNS dan Kepala Desa di Ciduk
Beyonce Dominasi Nominasi MTV Video Music Awards
Langganan:
Postingan (Atom)













